Merencanakan Perkerasan Jalan Desa

Konstruksi perkerasan jalan desa yang ada saat ini tentunya dari masing-masing berbeda terdapat beberapa perbedaan. Ada wilayah yang telah mendapatkan bangunan jalan dengan perkerasan jalan aspal. Ada juga kawasan yang menggunakan perkerasan jalan telford. Namun, tak sedikit pula jalan-jalan di pedesaan yang hanya menggunakan lapisan tanah dasar yaitu tanah yang dipadatkan sebagai jalan utama di kawasan tersebut sehingga ketika terjadi hujan maka jalanan akan menjadi lebih sulit untuk dilalui karena berbentuk lumpur ataupun menjadi lebih licin. Kondisi ini bayak ditemukan hampir di seluruh wilayah Papua, termasuk Kabupaten Nabire dengan infrastruktur jalan yang banyak tertinggal dibandingkan dengan kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Barat.

Perkerasan jalan telford merupakan proses perkerasan jalan dengan memasang batu-batu belah dalam posisi berdiri dengan bagian tumpul di bawah dan bagian runcing di atas. Jalan telford sendiri biasanya digunakan sebagai dasar dari lapis perkerasan jalan aspal. Ketika suatu kawasan desa telah terpasang jalan telford maka jalan tersebut bisa diperkeras dengan menggunakan lapis pentrasi aspal seperti latasir ataupun sebagainya.

Tentu saja, ketika dalam perencanaan perkerasan jalan desa juga harus mempertimbangkan berbagai hal untuk mendapatkan hasil yang sesuai. Beberapa proyek konstruksi perkerasan jalan seringkali kurang mempertimbangkan bagaimana kondisi serta kontur tanah di kawasan yang dibangun.

Proyek perkerasan jalan aspal desa merupakan salah satu proyek yang seringkali kurang memperhatikan beberapa faktor karena lebih mengejar bagaimana pembangunan jalan aspal di pedesaan bisa segera terealisasi sehingga dalam waktu singkat, jalan yang belum lama dibangun mengalami beberapa kerusakan seperti retakan, ambles, dan lainnya. Kerusakan memang sangat mungkin terjadi di berbagai proyek pembangunan jalan, namun tentu tidak dalam waktu yang terlalu singkat. Bagaimanapun ketika proyek konstruksi perkerasan jalan di kawasan pedesaan hendaknya juga melalui proses perencanaan yang tepat sebagaimana untuk proyek-proyek jalan dalam skala yang lebih besar.

Demikian juga ketika melakukan proyek konstruksi perkerasan jalan desa. Hal ini tentu juga harus tetap membutuhkan perecanaan yang realistis baik perhitungan dari segi bahan, tenaga, serta kebutuhan alat berat yang dibutuhkan dalam proyek tersebut. sebelum melakukan perhitungan tentang ketiga item tersebut, Anda harus melaksanakan Survei Teknik terlebih dahulu guna mendapatkan data-data yang akurat untuk digunakan dalam proses perhitungan sehingga saat diaplikasikan pun tidak akan menimbulkan kerugian baik dari segi bahan ataupun tenaga.

Metode yang bisa dilakukan dalam perhitungan kebutuhan bahan, tenaga, serta alat perkerasan jalan telford sebenranya terdapat beberapa pilihan. salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah perhitungan jalan telford menggunakan analisa program PNPM Mandiri Pedesaan.

Dari segi bahan, Anda sebaiknya memperhitungkan beberapa hal. Bahan-bahan yang dipergunakan dalam proyek jalan telford antara lain batu belah, pasir urug, serta pasir berbatu (sirtu). Tak hanya perlu memperhitungkan bahan apa yang dibutuhkan tetapi juga berapa banyak kebutuhan bahan-bahan tersebut termasuk perbandingan yang tepat untuk masing-masing bahan sehingga bisa menghasilkan jalan yang berkualitas sebagaimana yang ditargetkan.

Dalam memperhitungkan kebutuhan tenaga biasanya yang diperhitungkan hanyalah kepala kelompok serta pekerja saja. Dalam proyek konstruksi jalan telford biasanya menggunakan sistem borongan dalam pengerjaannya. Meski demikian, tentu tetap dibutuhkan perhitungan yang tepat tentang kebutuhan tenaga kerja dalam proyek perkerasan jalan tersebut. Kebutuhan tenaga kerja untuk proyek perkerasan jalan meliputi tenaga bagian pembentukan badan jalan, bagian galian siring, galian urugan bahu jalan, bagian pemecahan batu belah, bagian penghamparan pasir urug, bagian penyusun batu belah, serta bagian penghamparan sirtu.

Tentu saja, dalam perencaaan perkerasan jalan desa juga perlu mempertimbangkan tentang kebutuhan berbagai peralatan termasuk alat-alat berat yang digunakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s