Bibit Kelapa Sawit Sriwijaya

Untuk mendapatkan benih sawit terbaik, perusahaan pengembang bibit sawit, menggunakan multi teknik yang selalu berkembang dari waktu ke waktu. Bila dahulu sawit dikembangkan dari indukan Dura atau Pisifera dengan metode konvensional, dalam beberapa dekade sudah semakin banyak teknik pengembangan bibit sawit, tentu semua karena dukungan teknologi yang juga semakin terkini. Salah satu metode pembibitan sawit yang dinilai sukses adalah metode semi klonal.

Metode pembibitan sawit dengan teknik semi klonal ini belum banyak dicobakan oleh produsen benih di Indonesia. Metode umumnya adalah kultur jaringan atau tissue culture. Karena masih banyak yang belum mencoba, perusahaan pengembang bibit sawit di bawah PT Sampoerna Agro yaitu PT BSM (Bina Sawit Makmur) telah menerapkan teknik ini untuk mengembangkan bibit kelapa sawit Sriwijaya.

Penerapan teknik ini sebenarnya telah dimulai sejak 1999 silam, namun secara formal, varietas baru dinyatakan terdaftar dengan terbitnya SK Direktorat Jendra perkebunan No. 31/Kpts/KB 020/1/2015. Varietas yang lahir dari teknik yang dikembangkan menggunakan metode semi klonal ini dinamai dengan Sriwijaya 1, Sriwijaya 5 dan Sriwijaya 6. Hadirnya bibit sawit sriwijaya hasil pengembangn DxP Sriwijaya terdahulu ini diharapkan dapat meningkatkan standar hasil petani sawit dalam negeri.

Bibit Kelapa Sawit Sriwijaya Semi Klonal, Untuk Hasil Produksi Optimal

Varietas ini dikembangkan sebagai bagian dari dedikasi terhadap petani sawit Indonesia. Ini diwujudkan dengan 30% dari keseluruhan prosentase produksi benih yang nantinya akan diarahkan untuk keperluan petani dengan harga jual yang dibuat lebih ekonomis. Selain itu varietas ini juga diproduksi untuk keperluan peremajaan dari varietas kelapa sawit Sriwijaya yang sebelumnya.

Varietas terbaru ini diyakini punya keunggulan yang lebih dibandingkan dengan yang sebelumnya. Beberapa diantaranya, selain faktor keterjangkauan harga untuk petani sawit, juga ada faktor lainnya. Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang ada pada varietas bibit kelapa sawit Sriwijaya asal Sumatera Selatan.

• Tinggi pohon yang lebih rendah ketimbang tegakan varietas sawit lainnya, dengan demikian maka sangat dimungkinkan untuk ditanam dengan kerapatan yang cukup tinggi, antara 135-160 pokok pohon/hektar.
• Pohon telah menghasilkan buah pasir di usia 24 bulan (2 tahun), rerata produktifitas minyak adalah 7,6 – 8,5 ton/ha, angka ini tercapai kala pohon ada diusia 3-4 tahun.
• Proses budidaya dan perawatan yang tidak berbeda dengan varietas sawit pada umumnya.

Dengan keunggulan demikian, tentu tak mengherankan bila varietas bibit sawit sriwijaya ditenggarai mampu mendongkrak pendapatan petani sawit, terlebih yang menjalankan usaha perkebunannya sebagai petani plasma dan bukan sebagai bagian dari korporasi besar. ini tentu adalah kabar baik, serta tambahan bagi keanekaragaman varietas sawit nasional.

Sawit adalah salah satu komoditas tanaman industri perkebunan di Indonesia. Bibit sawit mula-mula didatangkan oleh pemerintahan kolonial hindia Belanda pada seputaran tahun 1848. Awalnya, beberapa benih dari biji sawit ditanam di kebun raya bogor sebagai bagian dari pelengkap koleksi botani di sana. Sementara sisanya ditanam sebagai tumbuhan penghias tepi jalan di Deli, Sumatra Utara.

Komoditas ini mulai digarap sebagai tanaman perkebunan baru sekitar tahun 1911. Pengembang pertamanya adalah Adrian Hallet, seorang berkebangsaan Belgia dari benua Eropah. Perkebunan sawit pertama ditenggarai berlokasi di kawasan Deli, tanah Melayu sekitar Pantai Timur Sumatra (Deli) menyebar hingga ke kawasan Aceh di ujung barat nusantara. Sisi ekonomis tanaman inilah yang menjadikan banyak orang merasa tertarik untuk mengembangkan sebagai satu bentuk tanaman industri yang memberikan nilai tambah sebagai komoditas ekonomi dengan hasil yang menjanjikan.
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s